• Rania Amina

    Selamat Datang di Coretan Kecil Rania Amina

  • Rania Amina

    Tak Perlu Bersusah Payah Mengingat Namaku, Sebab Kaubakal Mengingat dengan Sendirinya Suatu Hari Nanti

  • Rania Amina

    Anda Orang Indonesia? Cintai Bahasa dan Budayanya! Kalau Bukan Kita Siapa Lagi?

  • Rania Amina

    Tanamkan Niat untuk Menjadi "Khoiru An-Nass Anfauhum Li An-Nass

  • Rania Amina

    Ikhlas, All Out, Lillahi Taala! Kunci Sukses Dunia Akhirat

  • Rania Amina

    Terima Kasih Atas Kunjungan Anda

Wednesday, 20 January 2016

Posted by Rania Amina
1 comment | 20:08
Beberapa lama tidak posting, rasanya gatel juga rupanya!
Sombong-sombongnya nih, lagi sibuk sama event sastra, jadi selama Januari-Februari nanti, ya. . . begitulah bergelut dengan pementasa-pementasan sastra di Jogja. 
Seiring dengan kesibukan itu, secara tidak langsung aku juga terdesak untuk belajar banyak hal, termasuk di antaranya adalah belajar desain grafis untuk keperluan poster, katalog, id-card dan segala "tetek mbengek" lainnya.
Mau tidak mau, aku memang harus belajar.
Awalnya aku masih menggunakan Photoshop 7 untuk urusan desain, eits! jangan salah, biarpun saya pakai Photoshop tapi itu perangkat legal kok, soalnya aku beli lisensinya saat masih SMP dulu. Gila, waktu itu mahal BANGET! Tapi, yah . . . namanya idealisme bocah sih. Lambat laun, usai melihat beberapa hasil majalah Bang Ade Malsasa - ROOTMagz - aku malah jadi tertarik untuk belajar desain dengan open source software. Yups, berkenalan dan bermesraanlah  aku dengan software mungkil bernama INKSCAPE. 
Jujur saja, awalnya aku tidak mengira sama sekali bahwa inkscape bisa membantuku samapai sejauh ini. Kalau dilihat sepintas, tampilannya memamng mirip dengan Corel, namun secara jujur-jujuran saja, interface corel memang lebih menarik dibandingkan FOSS ini. Pun demikian, dengan segala kesungguhan (karena kepepet pekerjaan) akhirnya sedikit demi sedikit aku belajar menggunakan tool-tool inkscape yang tersedia. Akhirnya . . . .jreng-jreng!
Memang belum semahir para desainer, tapi setidaknya sekarang aku merasa mendapatkan hal baru dan HAHAHA, kau tahu . . . di saat sedang mendesain bersama rekan kerja, dengan laptop yang serba pas-pasan perangkatnya ini, aku bisa bekerja dengan lancar dan wus. . wus. . wus . . ., sungguh berbeda dengan rekanku yang harus menunggu laptopnya freeze beberapa saat ketika menggunakan Corel Draw, Photoshop atau Illustrator.
btw, aku ingin mengucapkan terima kasih juga nih, buat temanku, seorang desainer yang cukup berpengalaman. Meskipun dia nggak pakai FOSS, tapi dia nggak pernah tuh ngremehin FOSS, bahkan dia dukung banget aku belajar inkscape. Haha, andai saja orang-orang berpikiran luas seperti dia . . wkwkw
THANKS, FOSS!



Desain Cover dengan Inkscape

Kontak Rania

Tentang Rania

Rania Amina - Mahasiswa Sastra Indonesia yang jatuh cinta pada Free/Libre and Open Source Software. Sementara ini "numpang" tinggal di Yogyakarta. Inkscape, Gimp dan Scribus adalah aplikasi favoritnya saat ini.


Berbagi adalah hal terbaik yang pernah diajarkan oleh komunitas FLOSS